INTELMEDIA – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menghadiri Sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dalam rangka promosi doktor Dr. dr. Fusia Meidiawaty, S.H., M.H.Kes., MARS., C.M.Med. Kehadirannya menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Fusia Meidiawaty menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang Ilmu Hukum.
Sidang terbuka tersebut menjadi puncak perjalanan akademik Fusia Meidiawaty setelah melalui tahapan penelitian, penyusunan disertasi, hingga mempertahankan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji dan para akademisi.
Dalam kesempatan itu, Sastra Winara menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas capaian akademik yang diraih Fusia Meidiawaty. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar doktor merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Fusia Meidiawaty atas keberhasilannya meraih gelar Doktor Ilmu Hukum. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan ilmu hukum, dunia kesehatan, serta kemajuan bangsa dan negara,” ujar Sastra Winara.
Ia menilai, gelar akademik di tingkat doktor bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa tanggung jawab moral untuk menghadirkan pemikiran, inovasi, dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Gelar doktor bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga amanah untuk terus berkarya dan memberikan gagasan yang mampu menjawab berbagai tantangan di tengah masyarakat. Saya berharap ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam penguatan hukum, pelayanan kesehatan, dan kebijakan publik,” katanya.
Sastra juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan lembaga legislatif dalam melahirkan kebijakan yang berkualitas serta berbasis pada hasil riset dan kajian ilmiah.
“Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan DPRD sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang lebih baik. Kajian ilmiah dan hasil penelitian harus menjadi salah satu landasan dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap pencapaian Fusia Meidiawaty dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan tidak berhenti belajar.
“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengejar pendidikan setinggi mungkin. Kemajuan daerah dan bangsa membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki semangat untuk terus berkarya,” tutup Sastra Winara.
Melalui pencapaian akademik tersebut, Fusia Meidiawaty diharapkan dapat terus mengembangkan keilmuannya serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan hukum, pelayanan kesehatan, dan pembangunan Indonesia. (**)
Sastra Winara Apresiasi Pencapaian Akademik Doktor Fusia Meidiawaty
INTELMEDIA – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menghadiri Sidang Terbuka Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur dalam rangka promosi doktor Dr. dr. Fusia Meidiawaty, S.H., M.H.Kes., MARS., C.M.Med. Kehadirannya menjadi bentuk apresiasi atas keberhasilan Fusia Meidiawaty menyelesaikan pendidikan doktoral di bidang Ilmu Hukum.
Sidang terbuka tersebut menjadi puncak perjalanan akademik Fusia Meidiawaty setelah melalui tahapan penelitian, penyusunan disertasi, hingga mempertahankan hasil penelitiannya di hadapan tim penguji dan para akademisi.
Dalam kesempatan itu, Sastra Winara menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas capaian akademik yang diraih Fusia Meidiawaty. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar doktor merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen yang tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
“Saya mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. Fusia Meidiawaty atas keberhasilannya meraih gelar Doktor Ilmu Hukum. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan ilmu hukum, dunia kesehatan, serta kemajuan bangsa dan negara,” ujar Sastra Winara.
Ia menilai, gelar akademik di tingkat doktor bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa tanggung jawab moral untuk menghadirkan pemikiran, inovasi, dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Gelar doktor bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga amanah untuk terus berkarya dan memberikan gagasan yang mampu menjawab berbagai tantangan di tengah masyarakat. Saya berharap ilmu yang dimiliki dapat memberikan manfaat nyata, khususnya dalam penguatan hukum, pelayanan kesehatan, dan kebijakan publik,” katanya.
Sastra juga menekankan pentingnya sinergi antara dunia akademik, pemerintah, dan lembaga legislatif dalam melahirkan kebijakan yang berkualitas serta berbasis pada hasil riset dan kajian ilmiah.
“Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan DPRD sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang lebih baik. Kajian ilmiah dan hasil penelitian harus menjadi salah satu landasan dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap pencapaian Fusia Meidiawaty dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan tidak berhenti belajar.
“Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengejar pendidikan setinggi mungkin. Kemajuan daerah dan bangsa membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan memiliki semangat untuk terus berkarya,” tutup Sastra Winara.
Melalui pencapaian akademik tersebut, Fusia Meidiawaty diharapkan dapat terus mengembangkan keilmuannya serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan hukum, pelayanan kesehatan, dan pembangunan Indonesia. (**)
