INTELMEDIA, JAKARTA TIMUR — Pasar properti di kawasan Jakarta Timur kembali menunjukkan gairah yang signifikan. Salah satu proyek teranyar, Cluster Persa Indah, sukses mencuri perhatian para pemburu properti lewat pencapaian penjualannya yang gemilang. Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu bulan sejak resmi dipasarkan, perumahan ini sudah berhasil menjual sebanyak 5 unit rumah.
Hunian eksklusif ini berlokasi di kawasan strategis Ciaracas, Kelapa Dua Wetan (KDW), Jakarta Timur. Letaknya yang berada di salah satu titik pertumbuhan ekonomi baru di ibu kota membuat mobilitas para penghuninya menjadi lebih mudah. Aksesibilitas yang prima serta lingkungan yang masih asri menjadi magnet utama bagi masyarakat urban yang mencari keseimbangan hidup.
Secara desain, Cluster Persa Indah mengusung konsep rumah dua lantai bergaya modern. Arsitekturnya dirancang secara cermat untuk memaksimalkan tata ruang dan pencahayaan alami, menciptakan kesan lapang sekaligus fungsional. Gaya modern yang diadopsi sangat cocok dengan selera generasi muda maupun keluarga milenial saat ini.
Menariknya, kemewahan dan kenyamanan yang ditawarkan oleh perumahan ini dibanderol dengan harga yang sangat kompetitif. Unit-unit di Cluster Persa Indah dipasarkan dengan harga mulai dari Rp600 jutaan saja. Penawaran ini dinilai sangat menjanjikan, mengingat harga tanah dan hunian di area Jakarta Timur terus merangkak naik setiap tahunnya.
Keberhasilan proyek ini tidak lepas dari tangan dingin sang pengembang, Teguh, atau yang akrab disapa Acong. Di bawah bendera pengembangannya, Teguh berkomitmen untuk menghadirkan hunian berkualitas tinggi yang tidak hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi instrumen investasi yang bernilai tinggi bagi masa depan para konsumennya.
“Komitmen tersebut selaras dengan tagline resmi yang diusung oleh Cluster Persa Indah, yaitu “Hunian Nyaman, Investasi Cerdas”. Dengan kombinasi lokasi strategis, desain modern, harga terjangkau, dan rekam jejak pengembang yang tepercaya, kluster ini diprediksi akan terus kebanjiran peminat,” tutup Teguh. (my)
