INTELMEDIA – Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Bogor, Arif Rochmawan mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, menyusul maraknya narasi negatif terkait persoalan tambang di media sosial.
Menurut Arif, saat ini banyak potongan video dengan narasi yang menggiring opini seolah-olah Bupati Bogor Rudy Susmanto, tidak tidak mendukung kebijakan Gubernur Jawa Barat terkait penataan jalur tambang di Kabupaten Bogor.
Narasi ini muncul saat Bupati Bogor menerima massa pendemo yang menuntut agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, membuka kembali aktivitas tambang yang sebelumnya ditutup.
Padahal, apabila dilihat secara utuh bupati dengan tegas mendukung penataan tambang yang lega yang dilakukan sesuai dengan aturan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh potongan video yang tidak utuh dan narasi yang sengaja digiring di media sosial,” kata Arif Rochmawan pada Senin, 11 Mei 2026.
Bahkan, kata Arif, bupati dengan tegas bahwa masyarakat Bogor siap menjaga lingkungan bersama-sama.
Pernyataan ini, lanjut Arif, menunjukan bahwa ada semangat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun daerah.
“Sangat disayangkan kalau ada pihak-pihak yang justeru mencoba memecah belah dengan membuat opini seolah-olah ada pertentangan,” ujar Arif.
Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor ini melihat, narasi-narasi negatif yang menyudutkan bupati ini didominasi oleh akun-akun anonim atau palsu yang tidak merepresentasikan masyarakat Kabupaten Bogor secara umum.
Menurut Arif, masyarakat Kabupaten Bogor hari ini sudah sangat cerdas.
“Jangan mudah percaya pada potongan video atau komentar akun-akun anonim yang belum tentu mewakili suara masyarakat sebenarnya. Mari kita sama-sama menjaga kondusivitas dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tambah Ketua KONI Kabupaten Bogor ini.
Arif juga sangat berharap semangat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun daerah tetap terjaga demi kepentingan masyarakat luas.
Legislator muda ini juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terpancing oleh potongan informasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan perpecahan.
Sebelumnya, saat menerima massa aksi yang menuntut tambang kembali dibuka, Bupati Bogor tetap berkomitmen untuk mengikuti aturan pemerintah, termasuk pemerintah Jawa Barat.
“Tolong buka kembali tambang yang berizin. Kami masyarakat Bogor siap diatur dengan ketentuan pemerintah provinsi siapkan dan masyarakat Bogor siap menjaga lingkungan bersama-sama,” demikian pernyataan Bupati Bogor dalam video lengkap saat berbicara dihadapan massa aksi. (RadarDepok)
