Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu
INTELMEDIA – Ruang Terbuka Hijau (RTH) di banyak lokasi makin minim dan berganti dengan bangunan komersil hingga pembangunan perumahan. Padahal, RTH membantu menjaga kualitas lingkungan, hingga mendukung fungsi resapan air.
Alasan itu yang melatarbelakangi 100 Pemuda Bogor Raya menggelar gerakan penghijauan bersama warga Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor melakukan penanaman 1000 pohon pada Minggu (27/9/2026).
“RTH di banyak tempat, di banyak lokasi semakin minim karena terdesak pembangunan. Padahal, amanat Undang-undang No. 26 tahun 2007 tentang penataan ruang menyebutkan bahwa 30% wilayah kota harus berupa RTH yang terdiri dari 20% publik dan 10% privat,” kata Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu di sela kegiatan penanaman bibit pohon bersama 100 pemuda dari berebai organisasi di Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Menyusutnya RTH, atau penghijauan, sambung Beni, berdampak suhu udara di perkotaan menjadi jauh lebih panas karena aspal dan beton menyerap serta memantulkan panas matahari.
“Selain, itu kurangnya pohon membuat gas beracun serta debu tidak tersaring dengan baik. Juga, ancaman bencana banjir dan longsor mengingat Bogor memiliki landskap Kontur tanah berundak. Sehingga, air hujan tidak dapat meresap ke dalam tanah karena permukaan tanah tertutup semen, memicu banjir saat curah hujan tinggi,” ucap Beni.
Penghijauan, sebutnya, merupakan suatu upaya penting dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.
“Melalui penanaman pohon dan pelestarian hutan, kita dapat memberikan manfaat yang besar bagi alam sekitar. Ada berbagai manfaat yang dapat diperoleh melalui penghijauan, dari menjaga lingkungan sekitar hingga memberikan udara yang lebih bersih untuk bernapas,” tuturnya.
Penghijauan, lanjutnya, membantu dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta tanaman yang tumbuh akan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen lebih banyak.
“Karena itu, kami Pemuda Bogor Raya berharap dan menyampaikan seruan mari galakan penghijauan. Sebab, ada banyak manfaat untuk jangka panjang. Karena, tumbuhan hijau dapat menyerap air hujan dan memperlambat aliran air, mengurangi risiko banjir, dan memelihara ketersediaan air tanah,” tuntas Beni. (Dodo)
