INTELMEDIA –DPRD Kabupaten Bogor, Jawa Barat akan mengenakan pakaian adat Sunda berupa pangsi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 yang digelar di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, pada 3 Juni 2026 mendatang. Penggunaan busana tradisional itu dinilai sebagai wujud kedekatan para wakil rakyat dengan masyarakat setempat.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara mengatakan, keputusan mengenakan pangsi merujuk pada ketentuan tata tertib DPRD yang mengatur penggunaan pakaian adat Sunda dalam kegiatan resmi tertentu.
“Kami lihat di tata tertib DPRD pakaian Sunda, nanti kami insyaallah memakai pangsi biar dekat dengan masyarakat di sana,” ujar Sastra Winara, Selasa (26/5/2026).
Pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi peringatan HJB tahun ini disebut bukan tanpa alasan. Sastra menyatakan, Bupati Bogor sengaja mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk kembali menengok jejak sejarah Kabupaten Bogor yang melekat pada kawasan tersebut.
“Bupati ngajak kita semua untuk mengulang dan mengingatkan sejarah kepada kita,” katanya.
Bagi DPRD, peringatan di Malasari menjadi momentum tersendiri. Sastra menyebut lokasi itu menghadirkan semangat baru dalam memperingati hari jadi daerah yang tahun ini memasuki usia 544 tahun.
Rangkaian kegiatan yang akan diikuti DPRD dalam HJB ke-544 meliputi rapat paripurna dan upacara peringatan Hari Jadi Bogor. (TimeToday)
