INTELMEDIA – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menilai pengawasan legislatif kini berjalan seiring dengan pola komunikasi terbuka antara masyarakat dan kepala daerah melalui media sosial. Efeknya sederhana tapi terasa: aduan warga tak lagi bertele-tele, respons pemerintah pun makin cepat.
Sastra mengatakan, kehadiran media sosial memberi ruang langsung bagi warga untuk menyampaikan keluhan, tanpa perlu jalur panjang. Mulai dari urusan ringan hingga persoalan infrastruktur bisa langsung sampai ke telinga pengambil kebijakan.
Ia mencontohkan, keluhan soal jalan rusak kini sering ditangani lebih cepat setelah warga mengunggah video dan menandai akun media sosial Bupati Bogor atau pemerintah daerah.
“Sekarang kalau ada jalan jelek, divideo saja, tag Pak Bupati, tag medsos pemda, langsung ditangani,” ujar Sastra, Rabu (21/1/26).
Menurutnya, DPRD Kabupaten Bogor juga aktif menyampaikan laporan, baik secara kelembagaan maupun pribadi. Respons dari kepala daerah disebut cukup sigap.
“Kami sering menyampaikan langsung secara kelembagaan ke Pak Bupati, dan responnya cepat,” katanya.
Sastra menyimpulkan, komunikasi dua arah yang konsisten menjadi kunci percepatan penyelesaian persoalan publik. Di era medsos, birokrasi tak lagi harus berjalan pelan.
“Beruntung kita punya kepala daerah yang mau membuka komunikasi dua arah. Kapan pun, di mana pun ada kejadian, langsung direspons,” pungkasnya. (PojokBogor)
