INTELMEDIA – Bupati Bogor, Rudy Susmanto memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam melayani masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda), Ajat Rochmat Jatnika saat mewakili Bupati Bogor memimpin Apel Besar Penugasan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Kamis (8/1).
Hadir pada apel tersebut perwakilan Forkopimda Kabupaten Bogor, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.
Untuk diketahui, Damkar Kabupaten Bogor mencatat pada tahun 2025, terdapat 1.889 kegiatan penyelamatan (rescue), 297 kali kejadian kebakaran, dengan 3 kecamatan kejadian terbanyak Cibinong 33 kejadian, Citereup 30 kejadian dan Gunung Putri 29 kejadian.
Menyampaikan Arah Bupati Bogor, Sekda Ajat menegaskan bahwa kebakaran merupakan bencana yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja, sehingga memerlukan kesiapsiagaan, kecepatan respon, dan sistem penanganan yang terintegrasi. Menurutnya, Damkar menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman kebakaran maupun situasi darurat lainnya.
“Ukuran keberhasilan pelayanan kepada masyarakat salah satunya adalah respon time. Semakin cepat respon yang diberikan, semakin besar peluang untuk meminimalisir dampak dan kerugian akibat kebakaran,” tandasnya.
Ia mengatakan, Bupati Bogor menekankan bahwa peran Damkar tidak hanya terbatas pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup penyelamatan dan perlindungan masyarakat.
“Oleh karena itu, analisis kebutuhan layanan, baik dari sisi personel, peralatan, maupun wilayah rawan kebakaran, terus dilakukan secara mendalam,” ujarnya.
Ajat mengungkapkan, Pak Bupati juga menyampaikan beberapa arahan, pertama, meningkatkan kompetensi dan profesionalisme melalui pembelajaran dan adaptasi berkelanjutan. Kedua, menjaga integritas dan disiplin sebagai kunci utama kepercayaan masyarakat. Ketiga, memperkuat koordinasi lintas sektor dengan perangkat daerah, TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya. Keempat, merawat dan menjaga seluruh aset negara sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.
“Cinta apa yang kita kerjakan dan kerjakan apa yang kita cintai. Semangat pengabdian inilah yang harus terus dijaga oleh seluruh anggota Damkar Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Ajat menambahkan, sejalan dengan pesatnya perkembangan Kabupaten Bogor, Pak Bupati menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia yang kompeten, dukungan peralatan yang mumpuni, serta sistem komunikasi yang terintegrasi, termasuk optimalisasi layanan darurat 112. (Kominfo)
