Kegiatan aksi massal menanam tanaman pengganti beras dan pemberian makanan balita serta ibu hamil yang dihelat PDI Perjuangan Kota Bogor di Tanah Baru.
INTELMEDIA – DPC PDI Perjuangan Kota Bogor kembali menunjukan komitmennya wujudkan kedaulatan pangan. Setelah sebelumnya, gerakan penanaman pendamping beras digelar di kebun binaan partai besutan Megawati Soekanoputri kota hujan di Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Minggu (12/4/2026) lalu. Hari ini, Rabu (22/4/2026), kegiatan serupa kembali digelar di Tegal Sawah, RT 06, RW 10, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Kegiatan penanaman komoditas pangan alternatif diantaranya bibit jagung, umbi-umbian, sukun, hingga pisang tersebut merupakan langkah antisipasi potensi krisis pangan, khususnya ketergantungan terhadap beras. Aksi nyata gerakan penanaman massal ini dihadiri jajaran Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bogor yakni Dadang Iskandar Danubrata, Syarif Sastra yang juga Ketua dan Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bogor. Kemudian, Iwan Iswanto yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, serta Banu Bagaskara yang juga Ketua PAC Tanah Sareal.
Selain juga dihadiri Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Laniasari, serta jajaran DPC PDI Perjuangan Kota Bogor diantaranya Yuno Abeta Lahay, Irvan Noor, Herdiansyah, Yanti Susanti, Ermy Ruri hingga Vayireh Sitohang. Serta, Ketua PAC Bogor Utara PDI Perjuangan Kota Bogor, Deni Siregar dan jajaran pengurus, juga perwakilan ranting.
Kepada media online ini, Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Bogor yang juga anggota DPRD Kota Bogor dari daerah Pemilihan (Dapil) Bogor Utara, Syarif Sastra menyampaikan, misi sosial dan kemanusiaan kedaulatan pangan menjadi fokus utama PDI Perjuangan, karena sebelumnya juga ditekankan dalam Rakernas IV.
“Tujuan rangkaian kegiatan kedualatan pangan ini untuk memastikan pemenuhan kebutuhan pangan berasal dari produksi dalam negeri. Dan, PDI Perjuangan mendorong konsep ini melalui kemandirian pangan, serta inovasi pertanian, dan termasuk perlindungan terhadap petani sebagai pilar utama bangsa,” kata Syarif Sastra.

Dilanjutkannya, kedaulatan pangan merupakan fokus utama strategis nasional dengan mengutamakan produksi pangan nasional agar tidak ketergantungan pada impor, sejalan dengan prinsip kemandirian.
“Keluarga besar PDI Perjuangan melalui kegiatan ini (penanaman pangan altiernatif) menekankan pentingnya menanam umbi-umbian dan pangan alternatif sebagai langkah antisipasi krisis pangan. Gerakan ini juga diharapkan menjadi edukasi bagi masyarakat agar bisa mulai memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sumber pangan alternatif,” tukas Wakil Rakyat PDI Perjuangan asal Dapil Bogor Utara ini.

Pada kegiatan penanaman massal yang melibatkan sekitar 150 kader PDI Perjuangan Kota Bogor, juga dilakukan pemberian makanan untuk balita dan ibu hamil kepada warga setempat. Kegiatan ditutup dengan makan nasi liwet para pengurus PDI Perjuangan dan warga setempat di kebun. Sebelumnya, partai besutan Megawati Soekanoputri di kota hujan melakukan penanaman bibit mulai dari jagung, umbi-umbian, sukun, hingga pisang di kebun binaan Kp. Legok Muncang RT 3/ RW 15, Kelurahan Cipaku.
“PDI Perjuangan Kota Bogor memberikan sumbangan bibit jagung dan ketela sekaligus melaksanakan penanaman massal bersama warga menghadapi potensi musim kemarau panjang. Kegiatan penanaman bibit pangan juga melaksanakan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri,” tuntas Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata. (Nesto)
